Postingan

Konfigurasi area non backbone

Gambar
 Assalamualaikum wr.wb Sekarang saya akan mengkonfiigurasi area non backbone. Langsung aja kita ke konfigurasi nya.  topologinya sebagai berikut. Langsung saja kita lanjut ke konfigurasinya R1 conf t hostname R1-ripal int f0/0 ip add 172.16.12.1 255.255.255.0 int f0/1 ip add 192.168.1.1 255.255.255.0 int lo0 ip add 1.1.1.1 255.255.255.255 router ospf 1 net 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0 net 172.16.12.0 0.0.0.255 area 0 net 1.1.1.1 0.0.0.0 area 0 R2 conf t hostname R2-ripal int f0/0 ip add 172.16.12.2 255.255.255.0 int f0/1 ip add 172.16.23.2 255.255.255.0 int f1/0 ip add 192.168.2.1 255.255.255.0 int lo0 ip add 2.2.2.2 255.255.255.255 router ospf 1 net 192.168.2.0 0.0.0.255 area 0 net 172.16.12.0 0.0.0.255 area 0 net 172.16.23.0 0.0.0.255 area 1 net 2.2.2.2 0.0.0.0 area 1 R3 conf t hostname R3-ripal  int f0/0 ip add 172.16.34.3 255.255.255.0 int f0/1 ip add 172.16.23.3 255.255.255.0 int f1/0 ip add 192.168.3.1 255.255.255.0 int lo0 ip add 3.3.3.3 255.255.255.255 router ospf...

Konfigurasi virtual link

Gambar
 Assalamualaikum wr.wb Sekarang saya ingin mengkonfigurasi virtual link. Langsung aja kita ke konfigurasi nya. Topologi sebagai berikut. R1 conf t hostname R1-ripal int f0/0 ip add 172.16.12.1 255.255.255.0 int f0/1 ip add 192.168.1.1 255.255.255.0 int lo0 ip add 1.1.1.1 255.255.255.255 router ospf 1 net 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0 net 172.16.12.0 0.0.0.255 area 0 net 1.1.1.1 0.0.0.0 area 0 R2 conf t hostname R2-ripal int f0/0 ip add 172.16.12.2 255.255.255.0 int f0/1 ip add 172.16.23.2 255.255.255.0 int f1/0 ip add 192.168.2.1 255.255.255.0 int lo0 ip add 2.2.2.2 255.255.255.255 router ospf 1 net 192.168.2.0 0.0.0.255 area 0 net 172.16.12.0 0.0.0.255 area 0 net 172.16.23.0 0.0.0.255 area 1 net 2.2.2.2 0.0.0.0 area 1 area 1 virtual-link 3.3.3.3 R3 conf t hostname R3-ripal int f0/0 ip add 172.16.34.3 255.255.255.0 int f0/1 ip add 172.16.23.3 255.255.255.0 int f1/0 ip add 192.168.3.1 255.255.255.0 int lo0 ip add 3.3.3.3 255.255.255.255 router ospf 1 net 192.168.3.0 0.0.0.255 area 1 ...

Konfigurasi area 0 atau area backbone

Gambar
  Assalamualaikum wr.wb. Kali ini saya ingin mengkonfigurasi backbone atau area 0 Topologi sebagai berikut. Langsung aja kita lanjut ke konfigurasi backbone   R1 conf t host R1-ripal int f0/0 ip add 12.12.12.1 255.255.255.0 int f0/1 ip add 192.168.1.1 255.255.255.0 int lo0 ip add 1.1.1.1 255.255.255.255 router ospf 1 net 12.12.12.0 0.0.0.255 area 0 net 192.168.1.0 0.0.0.255 area 0 R2 conf t host R2-ripal int f0/0 ip add 12.12.12.1 255.255.255.0 int f0/1 ip add 23.23.23.3 255.255.255.0 router ospf 1 net 12.12.12.0 0.0.0.255 area 0 net 23.23.23.0 0.0.0.255 area 0 ‌R3 conf t hostname R3-ripal int f0/0 ip add 23.23.23.3 255.255.255.0 int f0/1 ip add 192.168.3.1 255.255.255.0 router ospf 1 net 23.23.23.0 0.0.0.255 area 0 net 192.168.3.0 0.0.0.255 area 0 Setelah itu kalian isi IP di pc masing-masing ok PC1:ip 192.168.1.2/24 192.168.1.1  PC3:ip 192.168.3.2/24 192.168.3.1 Kemudian ping PC1 ke PC3 dengan perintah=ping 192.168.3.1 jika sudah bisa ping berarti konfigurasi area ...

Membangun jaringan sekolah

Gambar
  Pertama-tama kalian konfigurasi saja ip dari internet dengan memakai dchp-client Lalu kalian konfigurasi ip address untuk ether-2 di menu ip address>+>lalu masukkan ip address 192.168.30.1/24 Setelah itu konfigurasi dns server di menu ip>dns>lalu isi dengan dns google yaitu 8.8.8.8 lalu klick centang allow remote access Setelah itu kalian konfig dhcp-servernya untuk memberikan ip dhcp pada client dengan menu ip>dhcp-server>dhcp-setup>lalu pilih interface ether-2 Jika sudah di tampilan seperti ini kalian tinggal ubah saja menjadi 100 Setelah itu konfigurasi NAT pada mikrotik dengan konfig ip>firewall>nat>+>chain=srcnat out interface=ether1 action=masquerude Jika konfigurasi internet gateaway sudah berhasil, maka selanjutnya konfigurasi firewall blokir ip 2-50 tidak bisa ping ke router pertama kalian masuk ke menu firewall lalu ke menu fitur-rules klik +>chain>input>protocol=icmp>src-address=192.168.30.2-192.168.30.50>action=drop. Unt...

Perintah dasar Linux

  ● ls Menampilkan isi dari suatu direktori. Perintah ini bisa berdiri sendiri ataupun dijalankan dengan argument. Contoh option yang bisa anda sertakan adalah: -a bila anda ingin menampilkan semua file dan folder, termasuk file dan folder yang tersembunyi -A sama dengan -a, tetapi tidak menampilkan direktori . dan .. -C menampilkan direktori dengan output berbentuk kolom -d menampilkan direktori saja, isi direktori tidak ditampilkan -f menampilkan isi direktori tanpa diurutkan -l menampilkan isi direktori secara lengkap, mulai dari hak akses, owner, group dan tanggal file atau direktori tersebut dibuat -1 (satu) menampilkan isi direktori dengan format satu direktori per baris ● dir Memiliki fungsi yang sama dengan perintah ls, yaitu menampilkan is direktori. Anda bisa membuka manual dari perintah dir. Pemberian option dan argument sama dengan perintah ls. ● pwd (print working direktory) Menampilkan direktori yang sedang aktif (curent directory). Perintah ini tidak mempunyai option...

SEJARAH LINUX

  Linux  adalah  sistem operasi open source gratis yang didasarkan pada  kernel Linux.  Kernel merupakan sistem operasi yang pertama kali dikembangkan oleh Linus Torvalds pada tahun 1991. Linux dirilis di bawah  GNU General Public License versi 2. Linux dilengkapi dengan komponen perangkat lunak lain yang disebut distribusi Linux Sejarah linux dimulai pada tahun 1991 oleh pria kebangsaan Finlandia bernama Linus Torvalds. Seorang Linus Torvalds muda, tepatnya saat menjadi mahasiswa mulai membagikan source code (kode sumber) kernel linux via internet seukuran disket Pada waktu itu ia tidak pernah menyangka apa yang diperbuatnya akan melahirkan bisnis tak ternilai di kemudian hari. Linus muda juga tidak pernah menyangka bahwa sistem operasi linux akan menjadi sistem operasi yang paling menjanjikan. Itulah awal mula sejarah dan perkembangan linux.S istem operasi linux terbaru ini bisa juga dibenamkan dalam server, tablet PC, komputer dekstop, handphone, PDA, GP...

Struktur direktori

  file-file di pengguna tidak mendesak file-file system, sangat umum untuk meletakkan direktori /home di partisi yang terpisah. Hal ini dapat menahan filefile yang disimpan user hingga total ukuran tertentu tanpa mengganggu ruang gerak system. /media Merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point. CD-ROM, DVD, flash disk, bahkan floppy disk juga akan termount di direktori ini. Pada distro-distro modern, sudah memberikan fasilitas untuk menampilkan devicedevice yang dimount ke depan Desktop. Sehingga pengguna tidak perlu susahdan-repot menuju ke /media untuk dapat mengakses flash disk-nya tapi cukup lihat ke desktop-nya dan masuk ke direktori yang teerbuat baru di sana. Untuk workstation yang terintegrasi dengan jaringan, pada umumnya untuk melakukan mounting storage network juga diletakkan di /media. Dengan dikelompokkan seperti itu maka mudah untuk mengenali bahwa semua yang berada di dalam /media merupakan media penyimpan. /mnt Pada Linux yang masih umum meng...