Struktur direktori
file-file di pengguna tidak mendesak file-file system, sangat umum untuk
meletakkan direktori /home di partisi yang terpisah. Hal ini dapat menahan filefile yang disimpan user hingga total ukuran tertentu tanpa mengganggu ruang
gerak system.
/media
Merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point. CD-ROM,
DVD, flash disk, bahkan floppy disk juga akan termount di direktori ini. Pada
distro-distro modern, sudah memberikan fasilitas untuk menampilkan devicedevice yang dimount ke depan Desktop. Sehingga pengguna tidak perlu susahdan-repot menuju ke /media untuk dapat mengakses flash disk-nya tapi cukup
lihat ke desktop-nya dan masuk ke direktori yang teerbuat baru di sana. Untuk
workstation yang terintegrasi dengan jaringan, pada umumnya untuk melakukan
mounting storage network juga diletakkan di /media. Dengan dikelompokkan
seperti itu maka mudah untuk mengenali bahwa semua yang berada di dalam
/media merupakan media penyimpan.
/mnt
Pada Linux yang masih umum menggunakan kernel 2.4.x. Untuk tempat
mengumpulkan mount point berada di /mnt. Dikarenakan pada sistem berbasis
kernel 2.6.x sudah menggunakan /media, maka /mnt ini umumnya kosong. /mnt
bisa juga dijadikan mount point pada saat system rescue atau troubleshooting.
Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'mount'
/opt
Direktori /opt saat ini jarang digunakan. Beberapa paket software terpisah
menggunakan direktori untuk menyimpan paket yang menuju ke lokasi manapun.
Untuk memudahkan mengingat, direktori ini dianggap kependekan dari 'optional
/usr
Sebuah sub-hirarki dari root filesistem di simpan didalam /usr. Didalam /usr
tersimpan aplikasi dan utiliti yang spesifik dengan user. Jika kita melihat kedalam
direktori /usr maka kita juga akan menemukan direktori yang mirip dengan di /
yaitu bin, sbin dan lib. Hanya saja, aplikasi dan librari yang terletak /usr tidak
terlalu kritikal untuk sistem. Untuk istilah mudahnya, /usr merupakan tempat
dimana user menginstall aplikasi sendiri yang bukan official dari distro. Misalkan
menginstall melalui tar-ball, atau paket yang dibuat sendiri. Jika pengguna
termasuk orang yang sering menambah-nambah aplikasi sendiri diluar bawaan
paket yang disediakan untuk distro itu, maka direktori /usr sudah dipastikan akan
cepat sekali membengkak. Ada baiknya untuk sistem yang penggunanya seperti
itu, /usr di berikan partisi sendiri. Untuk aplikasi yang bisa langsung dijalankan,
sistem linux akan membaca secara bersamaan yang ada di /bin dan di /usr/bin
begitu juga untuk /sbin dan /usr/sbin. Untuk memudahkan mengingat, direktori ini
dianggap kependekan dari 'user'
/usr/share
Merupakan tempat didalam /usr yang digunakan untuk menyimpan data-data yang
bisa dibagikan dan tidak terikat dengan platform. Misalnya seperti wallpaper yang
bisa dan boleh digunakan oleh semua user akan diletakkan didalam /usr/share.
Lalu ada juga fonts, dan sound theme yang berkaitan dengan tampilan.
/usr/doc
Merupakan tempat untuk menyimpan dokumentasi dan catatan yang berkaitan
dengan aplikasi. Apabila aplikasi third-party yang digunakan merupakan aplikasi
yang dikembangkan dengan baik, maka tentunya juga menyediakan file
dokumentasi yang dapat dibaca di dalam /usr/doc.
/usr/src
Merupakan tempat untuk menyimpan source code dari aplikasi sistem. Yang
paling umum tersimpan disini adalah source code dari kernel linux. Source code
ini sangat bermanfaat untuk melakukan kompilasi ulang atau melakukan optimasi
di tingkat kernel dengan dasar kernel sebelumnya.
/usr/include
Di direktori /usr/include tersimpan file-file header dari compiler C. File header ini
mendefinisikan struktur dan konstanta yang dibutuhkan untuk membangun sebuah
aplikasi yang standart. Direktori didalam /usr/include tersimpan header untuk
compiler C++.
/usr/X11R6
Menyimpan sistem X-Window dan hal-hal yang berkaitan dengan X-Window.
Subdirectories dibawah /usr/X11R6 tersimpan binari X itu sendiri dan juga
dokumentasi, file header, config. icon. sounf, dan sebagainya yang berkaitan dengan grafis.
/usr/local
DI disini tersimpan aplikasi yang terinstall dan file yang yang digunakan di local
machine. Jika komputer yang digunakan merupakan bagian dari sebuah jaringan
besar, terus direktori /usr lokasi fisiknya terletak di komputer yang berbeda dan di
bagikan kedalam jaringan untuk di mount kedalam /usr. Pada jaringan seperti ini,
direktori /usr/local akan berisi barang-barang yang hendaknya tidak digunakan di
banyak mesin dan hanya di gunakan di local machine saja. Karena kebanyakan
komputer tidak memanfaatkan bentuk jaringan seperti yang disebutkan tadi,
bukan berarti /usr/local menjadi tidak berguna. Jika kita menemukan aplikasi yang
menarik dan secara official tidak tersedia dan bukan bagian dari distro yang
digunakan, hendaknya kita menginstallnya kedalam /usr/local. Sebagai contoh,
jika aplikasi tambahan yang umum akan tersimpan kedalam /usr/bin, maka
aplikasi tambahan yang sifatnya lebih custom hendaknya di simpan di
/usr/local/bin. Dengan cara ini maka dapat menghindarkan kebingungan dalam
jenis aplikasi yang tersedia dan menjaga sistem tetap bersih dan rapi.
Komentar
Posting Komentar